Informasi Penyakit Arthritis Leher Dan Cara Mengatasinya

Penyakit Rematik | Penyakit Arthritis leher lebih sering terjadi pada orang yang berusia lanjut dan yang lebih utama disebabkan oleh degenerasi tulang leher yang terkait usia. Arthritis leher juga biasanya disebabkan oleh dua jenis radang sendi yang dikenal sebagai cervical spondylosis atau cervical osteoarthritis dan rheumaoid arthritis.

Penyebab Dari Arthritis Leher

arthiritis leher

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jenis arthritis yang paling umum mempengaruhi tulang leher adalah osteoarthritis atau cervical spondylosis. Kondisi tersebut pada dasarnya disebabkan oleh degenerasi terkait usia yang membuat penurunan fungsi sendi.

Cervical spondylosis ini ditandai dengan perubahan degeneratif yang antara lain meliputi pertumbuhan tulang taji dan timbunan kalsium di dalam sendi yang pada akhirnya menekan saraf tulang belakang dan nantinya menyebabkan nyeri leher.

Rheumatoid arthritis juga bisa menyebabkan sakit leher. Kondisi ini menyebabkan peradangan yang menghancurkan sendi tubuh, terutama sendi jari-jari dan pergelangan tangan. Rheumatoid arthritis kadangkala mempengaruhi sendi-sendi leher juga. Selain itu, beberapa jenis arthritis lain seperti psoriatic arthritis, gout, pseudodout, ankylosing spondylitis, dan penyakit reiter juga bisa dikaitkan dengan radang sendi leher.

Gejala arthritis leher

Gejala arthritis leher ini tergantung pada lokasi di mana saraf tertekan. Dan gejala yang paling umum diamati adalah nyeri dan kekakuan pada leher, nyeri di bahu, dan mati rasa atau kelemahan di lengan dan tangan.

Rasa sakit yang disebabkan oleh arthritis leher bisa menjalar ke lengan. Dan sakit kepala juga terutama di bagian belakang kepala bisa menjadi salah satu gejala arthritis leher. Gejala lainnya seperti nyeri, lemah pada kaki, suara klik di leher, dan kejang otot leher. Jika keluhan disebabkan oleh rheumatoid arthritis, maka penderita bisa mengalami pembengkakkan sendi, demam, nyeri, dan kaku pada sendi.

Cara Mengatasi Arthritis Leher

nyeri-leherArthritis leher didiagnosis dengan bantuan pemindaian sinar X dan MRI bersama dengan pemeriksaan fisik. Setelah mendeteksi kelainan spesifik tulang leher atau sendi, dokter akan merekomendasikan obat dan terapi fisik yang diperlukan.

Penderita juga pada umumnya disarankan untuk membatasi gerakan leher dengan mengenakan penyangga leher. Rasa nyeri yang terkait dengan kondisi ini bisa diatasi dengan kompres es atau kompres hangat.

Jika rasa sakit dan pembengkakkan terlalu berat untuk diatasi kompres es atau air hangat, maka dokter akan merekomendasikan penggunaan obat anti-inflamasi non steroid.

Dan seiring dengan obat-obatan, lakukan latihan fisik terutama latihan untuk memperbaiki postur tubuh, latihan peregangan dan latihan penguatan leher juga bisa membantu mengurangi rasa sakit dan kekakuan leher juga meningkatkan fleksibilitas dan jangkauan gerak.

Arthritis leher bisa juga memicu ketidaknyamanan ketika tidur. Itulah sebabnya penderita bisa menggunakan bantal khusus untuk mengurangi gangguan. Dan dalam kasus yang jarang terjadi, operasi juga mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi arthritis leher. Operasi dilakukan untuk meringankan tekanan pada sumsum tulang belakang.

Jika arthritis leher disebabkan oleh rheumatoid arthritis, maka pengobatan akan melibatkan penggunaan obat anti-rematik dan obat untuk mengurangi nyeri sendi dan peradangan. Dan jika langkah-langkah tersebut gagal, maka operasi mungkin saja diperlukan. Operasi ini akan melibatkan penggantian sendi atau pengangkatan jaringan yang meradang. Operasi juga dilakukan untuk merekontruksi tendon.

Itulah mungkin sekilas informasi mengenai penyakit arthritis leher. Semoga bisa bermanfaat:))

obatrematik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *