Inilah Resiko Penyakit Autoimun Pada Saat Kehamilan

Penyakit Rematik Tulang – Autoimun bisa dibilang sebagai penyakit yang menjengkelkan bagi kaum wanita. Lalu bolehkan penderita Autoimun menjalani proses kehamilan dengan lancar? Meski kini penderita autoimun dibolehkan untuk hamil. Tapi tetap saja berbagai resiko nya selalu menghantui wanita tersebut.

ibu hamil

Arti Penyakit Autoimun

Autoimun Pada Ibu Hamil – Autoimun merupakan salah satu penyakit yang bisa membahayakan tubuh seseorang, karena bisa berdampak buruk pada sistem daya tahan tubuh. Sel-sel sehat bisa diserang oleh sistem kekebalan tubuh, karena yang seharusnya sistem ini bertugas memberikan perlindungan dari segala virus dan bakteri yang bisa menyebabkan penyakit malah berputar menyerang tubuh.

Resiko Penyakit Autoimun Pada Kehamilan

Tidak bisa dipungkiri ternyata banyak resiko kesehatan yang bisa muncul bagi wanita saat menjalani proses kehamilan. Meskipun resiko tersebut bisa ditangani dengan obat, tapi tetap saha ibu hamil dengan autoimun harus waspada. Untuk itu, akan sangat baik bagi wanita sebelum merencanakan kehamilan, memeriksakan diri terlebih dahulu kepada dokter kandungan terkait kondisi kesehatan pribadi. Di bawah ini ada beberapa resiko yang bisa muncul saat kehamilan dengan autoimun.

1. Sindrom antibodi antifosfolipid (aPL)
Bagi ibu hamil yang menderita autoimun, kehamilan juga bisa memberikan resiko untuk janin. Resiko untuk ibu hamil seperti pembekuan darah, keguguran, hipertensi, sampai stroke. Sementara itu, janin yang ada dalam kandungan juga bisa terkena dampak negatf seperti pertumbuhan yang kurang, kelahiran prematur, sampai paa kematian. Ibu hami dengan aPL ini harus menjalani pemeriksaan prapersalinan yang lebih sering dibandingkan dengan wanita normal.

2. Tiroiditis Hashimoto
Penyakit ini bisa menyebabkan masalah tiroid pada ibu pasca melahirkan. Pada umumnya permasalahan ini tidak menetap, tapi sering menyebabkan depresi ketika nifas.

3. Wanita yang mengidap lupus
Saat hamil perlu mendapat perhatian khusus karena beresiko malahirkan bayi prematur. Terapi obat sangat diperlukan dalam masa kehamilan guna untuk mengontrol penyakit lupus. Gejala bisa saja semakin memburuk ketika paruh kedua kehamilan, sampai ketika bayi lahir. Bayi yang menderita lupus pada umumnya mempunyai kulit memerah dan mempunyai masalah pada jantungnya.

4. Rheumatoid Arthritis
Kondisi Rematik ini biasanya terjadi ketika ibu sudah melahirkan.

5. Penyakit grave
Penyakit grave bisa menyebabkan lahir prematur dan berat badan yang rendah. Ibu juga bisa mengalami hipertensi. Ibu perlu mengontrol tingkat hormon tirid selama masa kehamilan.

6. Sklerosis multipel
Seseorang dengan Sklerosis multipel ini bisa mengalami masa kehamilan yang sulit, karena dipengaruhi kelemahan otot. Selain itu kesulitan mencapai kehamilan juga dipengaruhi oleh gangguan koordinasi gerak dan kelelahan.

7. Wanita sebaiknya baru merencanakan kehamilan
Setelah penyakit ini di diagnosis dengan baik oleh dokter. Yang paling penting ialah berkonsultasi dengan dokter jika ingin hamil, karena beberapa obat penyakit ini bisa mempengaruhi kesuburan pada wanita.

8. Miastena gravis
Pada ibu hamil penyakit Miastena gravis ini bisa mengakibatkan masalah pada otot pernafasan.

9. Sindrom sjoegren
Pada umumnya pasien dengan sindrom ini juga bisa mempunyai penyakit autoimun lainnya seperti aPL dan lupus.

Baca Juga :

obatrematik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *